Maming Galau

Maming Galau

:: Kata-kata malam minggu galau karena jomblo ::

maming

Kehilanganmu buat luka hatiku, tapi dengan kehadiranmu membuat lukaku tambah parah.

Handphone aja sanggup simpan foto sampe beribu-ribu, masa cuma untuk simpan aku hati kamu nggak sanggup sih

Aku hanya bisa diam ketika kamu buatku terluka, karna setiap aku berkata selalu kau abaikan.

Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya. Ku terus berjanji tak kan khianati pintanya ..

Jujur aku tak kuasa saat terakhir ku genggam tanganmu namun yang pasti terjadi kita mungkin tak bersama lagi.

Terlalu sadis caramu menjadikan diriku pelampiasan cintamu agar dia kembali padamu tanpa perduli sakitnya aku

Sekarang susah nyari yg setia apa lagi yg tulus

Sakit hati ini. Bukan krn dirimu, tp krn cinta kita. Kau tak sanggup lg menemani diriku di setiap waktumu

Kenapa kamu terkesan cuek sama aku, padahal aku tak ada habisnya untuk memperhatikanmu

cepat pulang,cepat kembali, jangan pergi lagi. firasatku ingin kau tuk cepat pulang, cepat kembali, jangan pergi lagi :(

Ingin ku coba lagi mengulang yang telah terjadi, Tetapi semua sudah tak berarti, Kau telah pergi

Mungkin, mulai sekarang kita harus memikirkan perbedaan diantara kita, agar semuanya tak berakhir terlalu sakit

Tuhan, katakan jika pertemuan ini hanyalah suatu kebetulan, sehingga aku tak harus berharap terlalu banyak

Kadang, yang paling tulus malah dilepasin, yang cuma main-main malah dipertahanin.”

Kadang, aku berusaha keras untuk mencari jawaban yang sebenarnya tak pantas dipertanyakan, kenapa kita berpisah?”

Aku masih ingat bagaimana perasaanku ketika pertama kali kita memulai untuk saling berbicara

Adakah yang lebih tulus dari seseorang yang sabar menunggu, meski dia tahu tak akan mampu meraihnya.

Aku memilih pergi karena telah cukup menyadari, yang kulakukan selama ini tak cukup berarti bagimu.

Kamu terlalu abu-abu dimataku, kadang terlihat sangat meyakinkan, kadang terlihat sangat meragukan

Kamu pergi ketika aku mulai berpikir bahwa hubungan kita bisa lebih dari sekedar teman.

Aku sangat tahu, sebenarnya kamu mengetahui segalanya, termasuk perasaanku. Tapi kau memilih tak peduli dan mengabaikannya

“Pernahkah kau berpikir bahwa aku inginkan kita lebih dari sekedar teman?”

GALAU ABISSSSSSSSS

Comments are closed.