Category Archives: Zona Herbal 2

Bidara Upas

Tanamah Herbal Bidara Upas

bidara_upas

BIDARA UPAS

Nama latin: Merremia mammosa (Lour)Hall.F

Nama daerah: Bidara upas; Widara upas; Blanar

Deskripsi tanaman: Tanaman tahunan yang tumbuh memanjat/membelit, daun berbentuk jantung, bunga lonjong berwarna putih, berumbi seperti ubi jalar. Banyak terdapat di hutan, kadang-kadang ditanam di pagar pekarangan.

Habitat: Tumbuh liar di hutan-hutan atau ditanam didekat pagar

Bagian tanaman yang digunakan: Umbi

Kandungan kimia: Zat pait; Damar; Zat pati

Khasiat: Laktagog; Antiinflamasi; Antipiretik

Nama simplesia: Merremiae tubera

Resep tradisional:
Batuk, Radang tenggorakan, Suara parau:
Umbi bidara upas segar 8 g; Rimpang kencur 6 g; Daun sirih 3 helai; Buah kapulaga 3 g; Air secukupnya, Dipipis, Beningan untuk berkumur kemudian diminum 2 kali sehari; pagi dan sore
Difteri:
Umbi segar bidara upas 8 g; Air matang sampai 1/4 cangkir, Umbi bidara upas diparut; kemudian diperas dengan kain saringan, Beningan digunakan untuk berkumur kemudian diminum; 2 kali sehari; tiap kali untuk orang dewasa; 2-3 sendok makan; untuk anak-anak 1 sendok makan; bila perlu dapat diencerkan dengan air matang

‘

Itulah informasi mengenai Tanamah Herbal Bidara Upas zona 2.. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semuanya… salam sehat.. !
‘
@zonaherbal

Bratawali

Tanamah Herbal Bratawali

brotowali

BRATAWALI

Nama latin: Tinospora tuberculata Beumee

Nama daerah: Andowali; Antawali; Putrawali; Daun gadel

Deskripsi tanaman: Perdu memanjat. Batang sebesar jari manis, dengan banyak mata dan kutil, tidak beraturan, pahit, tidak keras dan berair. Daun berbentuk jantung atau panah dengan tangkai panjang dan besar. Bunga berwarna hijau muda, tiga seuntai dalam lembaga dan tidak sempurna. Buah terdapat dalam tandan berwarna merah muda

Habitat: Tumbuh liar di hutan dan di ladang

Bagian tanaman yang digunakan: Batang ; Daun

Kandungan kimia: Pikoretine; Alkaloida; Berberin; Columbine

Khasiat: Antipiretikum; Tonikum; Antiperiodikum; Diuretikum; Antidiabetik

Nama simplesia: Tinosporae Caulis

Resep tradisional:
Demam:
Batang bratawali 3 g; Daun sembung 6 g; Daun kumis kucing 4 g; Rimpang lengkuas 4 g; Air 110 ml, Dipis, direbus atau pil, Diminum 1 kali sehari sebanyak 50 ml.
Rematik
Batang bratawali 2 g; Rimpang kencur 7 g; Biji sledri 2 g; Daun jambu monyet muda 5 g; Air 110 ml, Dibuat infus atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml, apabila dibuat pipisan diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir
Gatal-gatal:
Batang bratawali secukupnya; Air 1 periuk, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Digunakan untuk merendam diri, terutama pada bagian yang gatal.

‘
Itulah informasi mengenai Tanamah Herbal Bratawali zona 2.. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semuanya… salam sehat.. !
‘
@zonaherbal

Bunga Pagoda

Tanamah Herbal Bunga Pagoda

bungapagoda

BUNGA PAGODA

Nama latin: Clerodendrum japonicum (Thunb)

Nama daerah: Senggugu; Tumbak raja

Deskripsi tanaman: Perdu meranggas, tinggi 1-3 m. Batangnya dipenuhi rambut halus. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan. Helaian daun berbentuk bulat telur melebar, pangkal daun berbentuk jantung, daun tua bercangap menjari, panjangnya dapat mencapai 30 cm. Bunganya bunga majemuk berwarna merah, terdiri atas bunga kecil-kecil yang berkumpul membentuk piramid, keluar dari ujung tangkai. Buahnya bulat.

Habitat: Tumbuh di pekarangan rumah atau di tepi jalan

Bagian tanaman yang digunakan: Akar ; Daun

Kandungan kimia: Alkoloid; Garam Kalium; Zat Samak

Khasiat: Antiradang; Diuretik; Sedatif; Hemostatis

Nama simplesia: Clerodendri Radix

Resep tradisional:
Bisul daan Koreng:
Daun bunga pagoda 7 lembar; Madu 25 ml; Air 110 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum pagi dan sore
Wasir berdarah:
Akar bunga pagoda 25 g; Air 110 ml, Direbus hingga mendidih, Diminum 2 kali sehari
‘
Itulah informasi mengenai tanamah herbal bunga pagoda zona 2.. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semuanya… salam sehat.. !
‘
@zonaherbal

Bunga Pukul Empat

Tanaman Herbal Bunga Pukul Empat

pukulempat

BUNGA PUKUL EMPAT

Nama latin: Mirabilis jalapa L

Nama daerah: Kembang pagi sore; Bunga tete apa; Lorelaka; Bodoko sina; Turaga; Bele de nuit

Deskripsi tanaman: Terna, tumbuh tegak, tinggi sampai 50 cm, bunga berwarna merah, putih atau kuning, mekar pada sore hari dan menutup pada pagi hari

Habitat: Tumbuh di pekarangan sebagai tanaman hias, dengan cukup sinar matahari pada dataran rendah sampai 1200 m dpl

Bagian tanaman yang digunakan: Akar

Kandungan kimia: Alkaloid trigonelia

Khasiat: Anti inflamasi; Diuretik

Nama simplesia: Mirabilidis radix

Resep tradisional:
Radang amandel, Radang prostat:
Akar bunga pukul empat segar 10 g; Air secukupnya, Dibuat jus atau dipipis, Dikompreskan pada bagian yang sakit
‘
Itulah informasi mengenai tanamah herbal zona 2.. Mudah-mudahan saja bermanfaat ya informasinya.. salam sehat.. :)
‘
@zonaherbal

Bungur

Tanaman Herbal Bungur

bungur

BUNGUR

Nama latin: Lagerstromeia speciosa Pers

Nama daerah: Bhungor; Wungur; Ketangi; Laban; Wungu

Deskripsi tanaman: Pohon, tinggi dapat mencapai 45 m, umumnya antara 25-30 meter, bercabang-cabang. Batang berwarna cokelat pucat sampai merah cokelat. Perbungaan berupa malai, berwarna ungu.

Habitat: Tumbuh di tanah gersang dan subur pada hutan atau tanaman pelindung tepi jalan pada dataran 1-900 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Kulit kayu

Kandungan kimia: Tanin; Alkaloid; Saponin; Terpena; Glukosa

Khasiat: Antidiare; Diuretik; Antidiabetik

Nama simplesia: Lagerstroemiae speciosae Cortex, Lagerstroemiae speciosae Folium

Resep tradisional:
Kencing manis:
Daun bungur segar 8 g; Biji kacang hijau 9 g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml.
’
Itulah informasi mengenai tanamah herbal zona 2.. Semoga bermanfaat ya informasinya.. salam sehat.. :)
‘
@zonaherbal

Bambu Tali

Tanaman Herbal Bambu Tali

bambu tali

BAMBU TALI

(asparagua cochinchinenesis (Lour.) Merr.)

Famili : Liliaceae

Daerah : Asparagus,

Asing : Christisdoorn

Sifat Kimiawi : Saponin, aglycone, protosarsapogenin, asaparagine, glukose, fruktose, 5-methoxy-methylfurfural, beta-sitosterol.

Efek Farmakologis : Dalam pengobatan Cina dan tradisional lainnya disebutkan tanaman ini mempunyai sifat – Rasa manis, pahit, dingin. Masuk meridian paru-paru dan ginjal, menyuburkan Yin, membersihkan paru-paru dan menurunkan panas api, merangsang produksi cairan tubuh, anti toxic, anti neoplastik dan anti piretik.

Bagian tanaman yang digunakan : Umbi yang dikeringkan

Cara budidaya :
Menggunakan Umbi atau biji, pemeliharaan mudah cukup dengan menjaga kelembaban tanah serta pupuk dasar dan cukup sinar matahari. Sebagai tanaman obat maka tanaman ini tidak boleh disemprot dengan pestisida.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.

1

TBC Paru dan Batuk Darah serta sakit kerongkongan : Umbi kering 6-12 gr direbus 1.5 gls air menjadi 1 gls, diminum hangat 2x sehari.

Semoga bermanfaat ya informasinya..

@zonaherbal