Category Archives: Zona Herbal 2

Baru China

barucina

BARU CHINA

Nama latin: Artemisia vulgaris L

Nama daerah: Beunghar kucicing; Jukut lokok mala; Suket gajahan; Goro-goro

Deskripsi tanaman: Tanaman semak menahun, tinggi 30-90 cm. Batang berkayu, bulat, bercabang, warna putih kotor. Daun tunggal, tersebar berbulu, panjang 8-12 cm, lebar 6-8 cm, pertulangan menyirip, permukaan atas hijau, permukaan bawah keputih-putihan. Bunga majemuk, bentuk malai di ketiak daun dan di ujung batang, kecil, warna cokelat

Habitat: Tumbuh liar pada ladang dan perkebunan pada daerah ketinggian 500-3000 m dpl

Bagian tanaman: Seluruh bagian tanaman

Kandungan kimia: Minyak atsiri; Zat pahit artemisin; Kuebrakit; Tauremisin; Sitosterina; Adenina; Tetrakosanol; Ferneol; Stigmasterina; Amirin; Tanin; Resin

Khasiat: Analgesik; Antelmintik; Diuretik; Spasmolitik; Hemostatik; Stomakik

Nama simplesia: Artemisiae Herba

Resep tradisional:

Nyeri haid:

Herba baru cina 2 g; Daun poko 3 g; Rimpang teki 3 g; Herba jung rahab 2 g; Air 110 ml, Dibuat infus, diseduh atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml; apabila dipipis diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir

Wasir:

Herba baru cina segar 2 g; Daun wungu segar 7 lembar; Herba patikan Cina segar 3 g; Daun duduk 3 g; Herba pegagan segar 1 genggam; Air 110 ml, Dibuat infus, dipipis atau pil, Infus, diminum 1 kali sehari di pagi hari 100 ml. Pipisan, diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Pil, diminum 3 kali sehari 9 pil

Rematik, Eksem:

Herba baru Cina segar 6 g; Rimpang kencur segar 7 g; Rimpang kunyit segar 7 g; Daun ketepeng 4 g; Daun kecubung 3 g; Air secukupnya, Dipipis hinga berbentuk pasta, Dioleskan pada bagian yang sakit.
‘

Sumber: dari berbagai sumber tanamanherbal,wordpres,com


@zonaherbal di sponsori Ace Maxs dan www.Produk-Herbal.net

Bawang Merah

bm

BAWANG MERAH

Nama latin: Allium cepa L

Nama daerah: Brambang; Bawang beureum; dasun merah

Deskripsi tanaman: Herba semusim, tidak berbatang. Daun tunggal memeluk umbi lapis. Umbi lapis menebal dan berdaging, warna merah keputihan. Perbungaan berbentuk bongkol, mahkota bunga berbentuk bulat telur. Buah batu bulat, berwarna hijau. Biji segi tiga warna hitam.

Habitat: Dibudidayakan pada dataran rendah sampai 1300 m dpl., pada daerah lembab dan cukup air.

Bagian tanaman yang digunakan: Umbi lapis

Kandungan kimia: Minyak atsiri; sikloaliin; metilaliin; dihidroaliin; flavonglikosida; kuersetin; saponin; peptida; fitohormon; vitamin; zat pati

Khasiat: Bakterisid; ekspektoran; diuretik

Nama simplesia: Cepae Bulbus

Resep tradisional:

Batuk:

Umbi bawang merah 4 g; Daun poko 4 g; Daun sembung 3 g; Daun pegagan 4 g; Buah adas 2 g; Air 125 ml, Dipipis, dibuat pil atau direbus, Diminum sehari 1 kali, pagi hari 100 ml, dipipis diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir, pil, diminum 3 kali sehari 9 pil.

Kencing manis:

Umbi bawang merah (dirajang) 4 g; Buah buncis (dirajang) 15 g; Daun salam (dirajang) 120 ml, Direbus, Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Demam:

Umbi bawang merah (potong tipis) secukupnya; Minyak kelapa secukupnya; Minyak kayu putih secukupnya, Diremas-remas, Minyak tersebut dioleskan pada perut yang kembung, seluruh badan, kaki, dan tangan pada anak yang demam.
‘
Sumber: dari berbagai sumber tanamanherbal,wordpres,com


@zonaherbal di sponsori Ace Maxs dan www.Produk-Herbal.net

Bawang Putih

bp

BAWANG PUTIH

Nama latin: Allium sativum Linn.

Nama daerah: Bawang bodas; Bawang handak; Bawang basikong; Bawang puteh; Bawang pulek; Dasun putih; Pio-kan; Kosai boti; Lasun; Lasuna; Neuna; Mabida

Deskripsi tanaman: Tumbuhan berumpun yang bersiung-siung, tiap siung terbungkus dengan kulit tipis. Daunnya berbentuk pita dan berakar serabut. Bunganya berwarna putih.

Habitat: Ditanam di daerah pegunungan yang cukup mendapat sinar matahari.

Bagian tanaman yang digunakan: Umbi lapis

Kandungan kimia: Belerang; Protein; Lemak; Dialilsulfida; alilprophil-disulfida; Kalsium; Fosfor; Besi; Vitamin A; Vitamin B1; Vitamin C

Khasiat: Diaforetik; Ekspektoran; Spasmolitik; Antelmintik; Antiseptik; Antikoagulan; Antikistamin; Bakteriostatik

Nama simplesia: Alii Bulbus

Resep tradisional:
Asma; Bronkhitis; Selesma:
Bawang putih 5 g; Kayu mesoyi 1 g; Herba patikan kebo 2 g; Adas 1 g; Kapulaga 3 g; Air 110, Ditumbuk kemudian tambahkan air; diperas kemudian disaring; dididihkan, Diminum 2 kali sehari; tiap kali 100 ml; diulang sampai sembuh; untuk pemeliharaan cukup 2 hari sekali 100 ml
Obat cacing:
Bawang putih 2 g; Rimpang temugiring 4 g; Air matang 2 sendok makan, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1 sendok makan; diulang selama 4 hari
Tekanan darah tinggi:

Induk umbi bawang putih 2 buah; Daun seledri segar 75 g; Air matang secukupnya, Dipipis, Diminum sehari 2 kali; 1/4 cangkir

‘
Sumber: dari berbagai sumber tanamanherbal,wordpres,com


@zonaherbal di sponsori Ace Maxs dan www.Produk-Herbal.net

Bayam

bayam

BAYAM

Nama latin: Amarantus Spec div

Nama daerah: Arum; Baya; Hayum; Jagur; Tarnak; Nadu

Deskripsi tanaman: Semak, berbatang tegak, bentuk bulat, warna hijau kekuningan. Daun tunggal, berseling, bentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, warna hijau muda sampai hijau kekuningan. Perbungaan bentuk malai, melekat di ketiak daun, kelopak berbagi lima, mahkota bunga berwarna hijau keunguan. Buah batu, biji bulat, mengkilat, warna coklat kehitaman

Habitat: Tumbuh liar dan sebagai tanaman budidaya, sebagai sayuran pada tanah lembab pada dataran rendah hingga 900 m dpl

Bagian tanaman yang digunakan: Daun

Kandungan kimia: Protein; Lemak; Karbohidrat; Kalium; Zat besi; Amarantin; Rutin; Purin; Vitamin A,B dan C

Khasiat: Antipiretik; Sudorifik; Diuretik

Nama simplesia: Amaranthi Folium

Resep tradisional:

Menguatkan hati:

Daun bayam 9 lembar; Air 300 ml, Direbus sampai mendidih, Dimakan sebagai sayuran 3 kali sehari.
Sumber: dari berbagai sumber tanamanherbal,wordpres,com


@zonaherbal di sponsori Harga Ace Maxs dan www.Produk-Herbal.net

Bayam Duri

bayamduri

BAYAM DURI

Famili : Amaranthaceae

Bayam duri, acap dianggap sebelah mata. Di bandingkan bayam sayur biasa, meski rasanya sama, tumbuhan ini jarang disentuh. Padahal, banyak yang tidak menyadari, selain enak, tumbuhan ini penuh khasiat, menyembuhkan disentri, bisul, sampai keputihan.

Bayam duri berasal dari suku Amaranthus. Masyarakat mengenalnya dengan bermacam nama. Di Lampung, bayam duri lebih dikenal dengan nama bayam kerui. Adapula yang mengenalnya senggang cucuk (Sunda), bayam eri, bayam raja, bayam roda, bayam cikron (Jawa), Ternyak duri, ternyak lakek (Madura).

Di Bali, namanya Bayam Kikihan, Bayam siap, atau Kerug Pasih. Sedangkan di Minahasa bernama Kedawa Mawaw, karawa rap-rap, karawa in asu, korawa kawayo. Di Makasar namanya Sinau katinting, di Bugis bernama Podo Maduri. Tapi di Halmahera Utara bayam duri lebih dikenal dengan nama Maijanga atau ma hohoru, di Ternate namanya Baya, sedangkan di Loda bernama Loda. Sebagaimana tertulis dalam buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 1, karya dr Setiawan Dalimartha, Trubus Agriwidya, Jakarta, 1999, tersebut bahwa dengan memanfaatkan akarnya, banyak khasiat yang bisa diambil. Misalnya untuk pengobatan bisul yang keras, wasir (hemoroid), ekzema, gusi bengkak berdarah, malancarkan pengeluaran ASI ( laktagoga ), demam, kutil, luka bakr dan di gigit ular berbisa. Seluruh tumbuhan direbus, airnya selagi hangat di gunakan untuk merendam kaki yang pegal linu, dan reumatik.

Asing : Prickly Amaranth, Le Xian Cai (Cina)

Sifat Kimiawi : Kaya kandungan kimia antara lain amarantin, rutin, kalium nitrat, piridoksin, garam-garam fosfat, besi, Vitamin A, C dan K.

Efek Farmakologis : Tanaman ini mempunyai sifat masuk meridien jantung dan ginjal. Menghilangkan panas (anti piretik), peluruh kemih (diuretik), menghilangkan racun (anti-toksin) menghilangkan bengkak, menghentikan diare dan membersihkan darah. Tanaman ini juga bersifat : Rasa manis, pahit dan sejuk.

Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh tanaman baik segar maupun kering yang diangin-anginkan.
Cara budidaya : Dengan cara Stek ataupun biji.

Resep tradisional:

1 Disentri : Akar segar 30 gr dicuci bersih, ditambah 15 gr gula enau dan air bersih secukupnya lalu direbus hingga sisa 1 gelas, minum sebelum makan
2 Keputihan : Akar segar 30-60 gr, dicuci bersih ditambahkan sedikit gula batu, digodok dengan 3 gls air sampai 1 gls, disaring dan diminum.
3 TBC Kelenjar : Akar segar 30-60 gr atau seluruh tumbuhan, dicuci bersih digodok air bersih dicampur arak secukupnya, diminum.
4 Sakit kerongkongan : Akar segar 45 gr dicuci bersih, digodog dan diminum.
5 Bisul : Daun segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling halus, campurkan madu secukupnya menutupi bisul lalu dibalut. Sehari diganti 2x.
6 Wasir : Segenggam daun segar dicuci, digodog dan dipakai menguapi dan mencuci wasirnya.
7 Eksim (Dermatitis) : Seluruh tumbuhan secukupnya digodok, tambahkan sedikit garam dan airnya digunakan mencuci bagian yang sakit.
8 Radang saluran pernapasan : Daun 1/4 genggam dicuci dan digiling halus, diberi air masak 3 sendok makan dan garam sedikit, diperas dan disaring lalu diminum 2x sehari
9 Buang air kemih tidak lancar : Satu potong akar dengan bonggolnya dicuci bersih, digodog dengan 2 gls air bersih sampai menjadi 1 gls, minum sekaligus.
10 Gusi luka berdarah : Tanaman secukupnya dibakar (dengan alas genteng) dan dijadikan bubuk, dipakai seperti salep dioleskan kebagian yang sakit.
11 Menambah produksi ASI : Satu batang bayang dicuci bersih, digiling halus dan dipakai sebagai tapal disekeliling payu dara.
12

Demam : Daun segar segenggam dicuci, digiling, ditambah air, dipakai sebagai tapal didahi

‘
Sumber: dari berbagai sumber tanamanherbal,wordpres,com


@zonaherbal di sponsori oleh Ace Maxs dan www.Produk-Herbal.net

Bayam Merah

bayammerah

BAYAM MERAH

Nama latin: Iresine herbstii Hook

Nama daerah: Bayam merah; Bayem bang

Deskripsi tanaman: Tumbuhan herba tegak tingginya 80-120 cm, daun berbentuk jantung terbalik, pada setiap ruas terdapat 2 daun berhadapan (oposita), ada yang berdaun hijau berurat, kemerah-merahan, lebar 5-7 kali, 3-4 cm dan bertangkai, bunga kecil-kecil, bermahkota seperti selaput, membentuk mayang pada ketiak daun dan di puncak batang. Buah bulat panjang kecil berbiji satu.

Habitat: 1-1400m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Daun

Kandungan kimia: Ferulytyramine; Ferrum

Khasiat: Antipiretik; Sudorifik; Diuretik

Nama simplesia: Iresine herbstie Folium

Resep tradisional:

Kurang darah:

Bayam merah secukupnya, Dimasak sebagai sayuran; pemanasan jangan terlalu lama, Dimakan.

Itulah informasi mengenai Tanamah Herbal Bayam Merah zona 2. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semuanya… salam sehat.. !

Sumber: dari berbagai sumber tanamanherbal,wordpres,com


@zonaherbal di sponsori oleh Ace Maxs dan www.Produk-Herbal.net

Belimbing Manis

blimbingmanis

BELIMBING MANIS

Famili : Oxalidaceae

Daerah : Belimbing legi (Jawa), Belimbing amis (Sunda), Balireng (Bugis), Lembetua (Gorontalo)

Asing : Sweet starfruit

Sifat Kimiawi : Banyak kandungan antara lain protein, lemak, kalsium, phosphor, besi, Vit A, B dan C.

Efek Farmakologis : Buah – rasa asam, manis, netral, anti radang, peluruh liur, peluruh kemih. Bunga – rasa manis, anti malaria. Batang dan daun – rasa asam, kelat, netral, anti radang, peluruh kemih, menghilangkan panas. Akar – rasa asam, netral, kelat (astringent), analgesik (menghilangkan sakit), anti rematik.

Bagian tanaman yang digunakan : Buah, bunga, daun dan akar.
Cara budidaya : Menggunakan biji, cangkok atau okulasi

Resep tradisional:

1 Sakit lever : 12-15 gr akar kering dicuci ditambah air, direbus dan diminum.
2 Koreng : daun segar direbus, airnya hangat-hangat untuk mencuci bagian yang sakit.
3 Bisul : daun segar digiling halus, aduk dengan air cucian beras sehingga jadi bubur, tempelkan dan balut.
4 Malaria : 15-24 gram bunga kering seduh dengan air panas/mendidih diminum sehari 2x.
5 Kanker : 1/4 genggam daun belimbing, 1/2 lembar daun pepaya muda, 1/4 genggam daun cerme muda, 1/3 genggam daun bayam merah, 2 jari wortel, dicuci bersih tambah air matang 1.5 gelas digiling halus, disaring dan airnya ditambah 1 sendok madu lalu diminum.
6 Kencing batu : 3-5 buah belimbing direbus ditambah madu dan diminum.
7 Sakit pada sendi : 120 gr akar segar dicuci bersih, dipotong seperlunya dimasukan kedalam 600 cc arak, tutup rapat disimpan 7 hari dan minum sehari 1 sloki.
8 Darah tinggi : 2 buah yang masak atau masih hijau dimakan setelah makan pagi dan makan sore.
9 Influenza, sakit tenggorokan : 90-120 gr buah belimbing segar di juice, saring dan minum airnya.
10 Sakit kepala kronis : 30-45 grm akar segar dipotong kecil-kecil dicuci bersih, ambil 120 grm tahu, tambahkan air sampai terendam di tim dan dimakan sehari sekali.
11 Diabetes melitu dan kolesterol : buah yang masak atau masih hijau 2 biji segar, dimakan setelah makan pagi dan sore.

Itulah informasi mengenai Tanamah Herbal Belimbing Manis zona 2. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semuanya… salam sehat.. !
‘
@zonaherbal

Belimbing Wuluh

belimbing wuluh

BELIMBING WULUH

Nama latin: Averrhoa bilimbi L

Nama daerah: Belimbing wuluh; Belimbing buloh; Belimbing asam; Calincing; Balimbeng

Deskripsi tanaman: Tumbuhan berbatang keras, tinggi mencapi 11 meter, daun bersirip genap. Batang tidak bercabang. Bunga berbentuk bintang, berwarna merah muda sampai ungu. Buah beruang 5, bergantung pada batang atau dahan. Buah berair dan berasa asam.

Habitat: Tumbuh liar atau dibudidayakan di pekarangan yang cukup memperoleh sinar matahari.

Bagian tanaman yang digunakan: Bunga ; Buah ; Daun

Kandungan kimia: Kalium oksalat; Flavonoid; Pektin; Tanin; Asam galat; Asam ferulat

Khasiat: Antipiretik; Ekspektoran

Nama simplesia: Bilimbi Folium

Resep tradisional:
Batuk; Sakit tenggorokan; Sariawan:
Bunga belimbing wuluh segar 1 genggam; Buah adas manis secukupnya; Air 1/4 cangkir; Gula batu secukupnya, Dipipis, Diminum sehari 2 kali; pagi dan sore; tiap kali diminum 1 sampai 2 sendok makan
Kencing manis: Daun belimbing wuluh segar 20 g; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali minum 1/4 cangkir
Itulah informasi mengenai Tanamah Herbal Belimbing Wuluih zona 2.. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semuanya… salam sehat.. !
‘
@zonaherbal

Bluntas

Tanamah Herbal Bluntas

beluntas

BLUNTAS

Nama latin: Pluchea indica L.

Nama daerah: Baluntas; Baruntas; Luntas; Lamutasa

Deskripsi tanaman: Tanaman perdu, tinggi 1-2. Batang berkayu, bulat tegak, bercabang, batang muda berwarna ungu setelah tua berwarna putih kotor. Daun tunggal, bulat telur, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, berbulu halus, panjang 3-7 cm, lebar 2-4 cm, pertulangan menyirip, warna hijau muda sampai hijau. Bunga majemuk berbentuk malai rata, mahkota lepas, warna putih kekuningan. Buah kecil, keras, berwarna coklat

Habitat: Banyak dijumpai sebagai tanaman pagar yang dapat tumbuh baik sampai ketinggian 800 m dpl

Bagian tanaman yang digunakan: Daun

Kandungan kimia: Alkaloid; Minyak atsiri

Khasiat: Diaforetik; Analgesik; Stomakik

Nama simplesia: Plucheae indicae Folium

Resep tradisional:
Keputihan:
Daun beluntas muda segar 20 helai; Akar tapak liman 1 pohon; Air secukupnya, Dipipis, Diminum sehari 1 kali di waktu pagi; 1/4 cangkir
Nyeri persendiaan/Nyeri pinggang:
Akar beluntas segar 5 g; Rimpang kencur segar 7 g; Rimpang temu lawak segar 6 g; Rimpang kunyit segar 6 g; Air 120 ml, Dipipis, Diminum sehari 1 kali 100 ml
Malaria:
Daun beluntas segar 30 helai; Daun sirih segar 7 helai; Daun sembung segar 9 helai; Daun asam muda segar 2 genggam; Air 20 ltr , Dibuat infus, Uapkan ke tempat tidur yang digunakan ukub.
‘

Itulah informasi mengenai Tanamah Herbal Bluntas zona 2.. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semuanya… salam sehat.. !
‘
@zonaherbal

Besaran

Tanamah Herbal Besaran

besaran

BESARAN

Nama latin: Morus australis Poir

Nama daerah: Kitau; Kerto; Babasaran; Bebesaran; Murbei; Lampaung; Mempaung

Deskripsi tanaman: Tumbuhan ini merupakan perdu atau pohon yang tingginya 6-9 m. Daunnya berbentuk segitiga atau jantung, mudah luruh dari rantingnya. Buahnya bergugus, warnanya coklat tua kalau sudah masak. Daunnya digunakan untuk makanan ulat sutera

Habitat: Tumbuh liar di hutan dan ditanam di halaman atau di kebun

Bagian tanaman yang digunakan: Daun ; Akar ; Cabang ; Buah

Kandungan kimia: Karoten; Adenin; Kolin; Amilase; Minyak lemak; Vitamin C; Vitamin A; Vitamin B1; Kalsium; Fosfor; Maklurin; Rutin; Morin; Ergosterol

Khasiat: Antipiretik; Antitusif; Diuretik; Anti flogestik; Analgesik

Nama simplesia: Mori australidis Folium

Resep tradisional:
Hepatitis; kurang darah dan tekanan darah tinggi:
Buah besaran 7-10 g; Air matang secukupnya, Dibuat jus, Diminum sehari 1 kali; diulang selama 14 hari
Radang persendiaan dan nyeri pinggang:

Ranting dan daun besaran 10 g; Air 110 ml, Diseduh, Diminum sehari 1 kali pada pagi hari, 100 ml

‘

Itulah informasi mengenai Tanamah Herbal Besaran zona 2.. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda semuanya… salam sehat.. !
‘
@zonaherbal